Thursday, May 25, 2017

Mush'ab Bin Umair (Duta Islam Yang Pertama) (Bagian 1)

- Mush'ab bin Umair adalah salah satu di antara shahabat Nabi SAW.

- Mendapat julukan : Seorang warga Mekah yang memiliki nama paling harum.

- Dibesarkan di lingkungan keluarga yang berada dan memiliki penampilan yang rupawan.

- Pada masa penyebaran Islam di tahun pertama. Ajakan Rasulullah SAW menjadi berita paling hangat di Mekah. Pada masa itu Rasulullah biasa mengadakan pertemuan di tempat tersembunyi yang jauh dari gangguan Quraisy, yaitu di rumah Arqam bin Abil Arqam.

- Suatu senja, Mush'ab hadir di pertemuan itu, karena rasa ingin tahunya. Pada saat itu mengalir ayat-ayat qur'an yang begitu indah menakjubkan. Masuklah ia ke dalam Islam. Setelah itu, dia rajin mempelajari Islam. Jadilah ia pribadi yang luas ilmu di antara pemuda seusianya.

- Ibunda Mush'ab adalah tokoh yang sangat disegani di kalangan Quraisy. Sangat keras dan ditakuti.

- Karena menjaga agar sang ibu tidak murka, Mush'ab menyembunyikan keislamannya. Hingga batas waktu yang telah ditentukan Allah SWT. Sementara itu ia bolak balik ke rumah Arqam dengan sembunyi-sembunyi.

- Tapi di Mekah saat itu, tidak ada yang dapat disembunyikan. Kebetulan seorang yang bernama Usman bin Thalhah melihat Mush'ab masuk ke rumah Arqam dengan mengendap-endap. Di lain hari ia melihat Mush'ab sholat seperti Muhammad SAW. Segeralah ia menemui ibu Mush'ab.

- Ketika berhadapan dengan putranya, tangan sang ibu akan menampar wajah Mush'ab dengan keras. Tapi tiba-tiba sang ibu melihat cahaya keindahan luar biasa dari wajah Mush'ab. Tangannya tidak jadi menampar Mush'ab. Karena kasih sayang seorang ibu, namun juga karena tuntutan bela berhala, maka dibawalah Mush'ab ke tempat terpencil dan dikurung di sana.

- Beberapa waktu lamanya ia dikurung di tempat itu hingga ia mendengar terjadi hijrah ke Habsy. Mush'ab memperdaya ibunya dan para penjaga. Dia pun bergabung dengan muslimin ke Habsy.

- Sekian lama di Habsy lalu kembali lagi ke Mekah, hingga akhirnya hijrah ke Madinah. Jadi Mush'ab ikut dua kali hijrah karena taat pada Rasulullah SAW.

- Kehidupan saat hijrah ke Habsy ataupun Madinah tidaklah mudah.

- Suatu hari Mush'ab tampil di hadapan para muslimin saat sedang berkumpul bersama Rasulullah. Orang-orang yang melihatnya sangat hancur hatinya, karena penampilan Mush'ab yang biasa bergelimang pakaian bagus dan mahal, sekarang tampil dengan pakaian kotor dan penuh tambal sulam. Melihat hal ini Rasullah pun bersabda :"Dulu saya melihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbanginya dalam hal memperoleh kesenangan dari orangtuanya, kemudian semua itu dia tinggalkan demi kecintaan pada Allah dan RasulNya".

- Ibunya sangat marah kepada Mush'ab, dia pun menghentikan semua pemberiannya bahkan melarang makanannya dimakan Mush'ab. Jadilah Mush'ab seorang miskin.

(Bersambung : http://www.buku-fadjar.com/2017/05/mush-bin-umair-duta-islam-yang-pertama_26.html?spref=fb)