Monday, January 2, 2017

Jangan Sampai Aib Kita Diungkap Allah SWT.

Saat aib seseorang diungkap Allah SWT maka tak akan ada yang bisa kita lakukan lebih banyak selain mendapatkan rasa malu. Oleh sebab itu salah satu doa yang perlu dibaca ialah permohonan agar ditutupi aib kita.

Mengapa kita perlu memohon kepada Allah SWT agar aib kita ditutupi olehNya? Ini adalah karena kita, manusia. Kita adalah makhluq yang penuh salah dan dosa. Tidak ada manusia yang selalu benar seratus persen. Hanya dengan lindunganNyalah manusia bisa terlindung dari dosa dan salah. Hanya dengan pertolonganNya kita bisa terlindung dari terungkapnya aib kita.

Beberapa contoh aib manusia yang diungkap Allah SWT saat ini ialah pilot mabuk dan ulah para koruptor. Bisa jadi pilot yang sedang hangat dibicarakan di media sering melakukan apa yang tertangkap kamera. Sekali, dua kali, tiga kali, hingga beberapa kali dia melakukan hal yang membahayakan nyawa orang banyak yang menjadi penumpangnya Pada saat kelakuannya sudah tidak bisa dikendalikan, dia menjadi lupa waktu dan tak sanggup menahan diri. Dilakukanlah perbuatan maksiat itu sesaat sebelum terbang hingga tertangkap kamera yang kemudian menjadi viral di media. Itulah kejadian dimana aib sang pilot diungkap oleh Alllah SWT dengan bentuk lupa diri dan ketidakmampuan menahan diri lagi. Setelah kejadian itu, ijin terbangnya dicabut dan namanya terkenal buruk. Bagaimana sekarang dia mau bekerja? Menjadi pilot kembali? Ijin terbang dicabut. Mau kerja di darat, CVnya sudah terkenal buruk. Hancurlah masa depan pilot itu dan keluarganya.

Contoh lain ialah koruptor. Saat sekali, dua kali dia melakukan korupsi bisa jadi dia aman, namun sejalan perkembangan waktu dia kemudian tertangkap. Pada saat dia tertangkap maka terungkaplah apa yang dia lakukan. Bila sang koruptor bukan pejabat publik, mungkin malunya hanya sebatas lingkungan dimana dia tinggal, namun bila dia sebagai pejabat publik, maka saat dia tertangkap terungkaplah apa yang dia kerjakan secara luas. Bisa jadi hartanya akan disita, tapi malu yang ditanggung keluarganya akan sangat besar. Hukuman sosial tidak hanya ditanggung pelaku, tapi jugaditanggung  keluarganya.

Itulah contoh saat aib kita diungkap Allah SWT. Kita semua manusia, memakai topeng dalam kehidupan. Yang terpenting ialah bagaimana topeng yang kita pakai tidak merugikan orang lain dan sesama manusia. Serta selalu berdoa agar aib lita selalu ditutupi olehNya.

Solo, 3-1-17 / 8-6-2016
Fadjar Setyanto