Friday, October 14, 2016

Ini Perlunya Santai


"Works all the time and no play, makes Jack a dull boy", kira-kira bila diterjemahkan adalah sebagai berikut : kerja terus-menerus tanpa ada jeda untuk menyenangkan diri sendiri akan membuat seseorang menjadi tumpul (nalar dan sensitifitas pada lingkungan sekitar atau prestasinya).


Saya teringat film Million Dollar Arm yang menceritakan kisah pencari bakat yang membawa tiga anak India dari kampung miskin untuk menjadi atlet baseball profesional di Amerika. Dalam kisah tersebut diceritakan sang agen yang karena ambisinya terlalu tinggi serta tekanan pembenaran bahwa pilhannya adalah benar, maka memberi jadwal latihan yang ketat bagi ketiga anak India tersebut. Tekanan yang dialami sang agen sangat wajar, karena dana yang sudah dikeluarkan sang investor sudah sangat besar untuk ketiganya.


Di bawah tekanan yang tinggi, ternyata prestasi ketiga anak India tersebut malah jauh di bawah potensi yang bisa mereka berikan. Atas saran seorang tetangga yang kemudian menjadi kekasih dari sang agen, perilaku sang agen berubah. Perubahan itu pun tidak mudah, karena ego yang tinggi. Hubungan mereka sempat renggang. Sang agen menyadari bahwa apa yang didengar dari teman dekatnya tersebut adalah benar adanya. Dia pun mulai mengubah perilakunya.


Sejak saat itu dia tidak memberi jadwal latihan yang ketat dan keras seperti sebelumnya, serta tidak menganggap mereka sebagai suatu investasi yang harus cepat kembali. Dia mengubah pandangannya bahwa investasinya ialah dalam bentuk hubungan baik dan mulai menganggap ketiganya sebagai anggota keluarganya. Dia pun mulai bersenang-senang dengan ketiganya. Pergi liburan, makan bersama, dan bersenda gurau bersama adalah jadwal rutin yang dilakukan di luar latihan. Ternyata hasil yang diberikan ketiganya, jauh melebihi target dari sang agen. Mereka mengeluarkan kemampuannya melampaui batas yang bisa mereka lakukan. Jadilah judul film itu : Lengan Jutaan Dolar.


Dari film itu bisa ditarik pesan bahwa keras terhadap sesuatu juga perlu santai, dan pesan lainnya ialah : jadilah pandai dalam mendengarkan.


Semoga tulisan ini bermanfaat. Melalui tulisan ini penulis juga sedang mendidik diri sendiri.


Solo, 14 Oktober 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto


TOEFL / IELTS preparation course
@ Solo, 0852 8888 0806