Saturday, October 22, 2016

Berfikir Efektif : Kasus Master Cheff

Melanjutkan tema tentang "Kuasai Hal Dasar Secara Mendalam", saya ingat tentang program TV yang berjudul Master Cheff. Ini salah satu program favorit saya beberapa waktu lalu, karena bukan hanya sekedar ketrampilan, seni dan pengetahuan saja tapi juga ada filosofis dari menjadi seorang master.


Salah satu sesi dari acara itu ialah menentukan kandungan atau bumbu yang dipakai dalam masakan. Beberapa peserta setelah dihadapkan pada suatu masakan maka diminta menulis kandungan atau bumbu yang dipakai.Beberapa peserta bisa menuliskan banyak nama-nama kandungan atau bumbu yang dipakai, namun beberapa peserta lainnya nampak tidak banyak yang bisa ditulis. Menariknya lagi ialah para peserta itu sudah lolos 6 kali seleksi. Sudah lolos 6 kali seleksi artinya mereka punya ketrampilan memasak yang cukup.


Bagi peserta yang bisa menuliskan banyak nama kandungan atau bumbu yang dipakai dan benar, artinya mereka memang mengusai apa yang mereka lakukan. Namun pada sebagian yang cuma bisa menuliskan beberapa dan masih salah, tentu saja bisa disimpulkan mereka belum menguasai hal dasar secara mendalam. Program dan sesi ini adalah contoh yang bagus untuk menyatakan agar kita "mengusai hal dasar secara mendalam". 


Tentu saja bagi seorang "master cheff" yang menguasai secara mendalam, bisa membuat kreasi baru lebih banyak daripada yang tidak menguasai secara mendalam. Hal ini berlaku juga dalam bidang-bidang lainnya.


Solo, 22 Oktober 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto


Persiapan TOEFL / IELTS


-----------------------------
Peduli Epilepsi
-----------------------------