Wednesday, August 31, 2016

Berlatihlah Dan Buktikan Hasilnya

"They are not so esoteric that only geniuses can master them. All of us can learn them and use them. ..."
Kalau di Indonesiakan antara lain : hal-hal yang nampak istimewa bukanlah hal yang benar-benar cuma bisa dikuasai oleh para jenius. Semua itu bisa dipelajari dan digunakan oleh kita.
Kata-kata menarik itu diambil dari buku The Elements Of Effective Thinking yang ditulis oleh Edward B Burger dan Michael Starbird.
Dari kutipan tersebut jelas sekali bahwa ketrampilan hebat sehebat apapun itu ternyata bukan semata-mata bakat. Hal yang terpenting ternyata ialah latihan yang tak pernah putus. Latihan yang tak pernah putus bisa mempertajam insting.
Seorang Valentino Rossi yang berlatih ribuan jam di atas sepeda motor akan dengan mudah mendeteksi ban atau mesin yang digunakan pas atau tidak dengan medan balapnya.
Seorang murid yang ribuan kali mengerjakan latihan tes akan dengan mudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan soal. Hal seperti ini pernah penulis alami saat di SMP dulu. Saat itu guru SMP di kelas 3 meminta penulis mengerjakan paling sedikit 20 soal matematika setiap hari. Hasilnya penulis bisa mendapatkan jawaban pada saat penulis selesai membaca soal matematika.
Dua kejadian di atas menggambarkan dengan jelas bahwa dengan latihan terus-menerus tidak ada yang tidak bisa dilakukan dan dipelajari. Semua bisa!
Solo, 31 Agustus 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto
- - - - - - - -
TOEFL / IELTS preparation course
@Solo,  call 085288880806

Ini Akibat Dari Mufakat

Dalam suatu ruang sidang terjadi saling memaki bahkan bentak-bentakan. Ya itulah yang terjadi di suatu sidang organisasi kemahasiswaan yang pernah penulis ikuti.
Saat itu sedang terjadi pembahasan tata tertib sidang. Pada saat masuk bagian pengambilan keputusan dan perwakilan, suasana sangat panas. Waktu sudah menunjukkan jam 23 tetapi suasana tidak mereda. Tak satu pun peserta sidang meninggalkan ruangan.
Sekitar jam 1.30 pagi sidang akhirnya mendapatkan keputusan tanpa voting tapi melalui musyawarah untuk mufakat. Peserta pun bubar dan kembali ke penginapan masing-masing.
Para peserta sidang memang menghindari voting karena voting adalah produk demokrasi ala barat yang sangat dihindari oleh organisasi tersebut. Organisasi tersebut menganut musyawarah untuk mufakat yang mencerminkan basis organisasi. Karena para peserta punya niat baik, tercapai keputusan yang baik pula.
Pagi saat sarapan berlangsung para peserta sudah akrab kembali. Apa yang terjadi semalam, segala makian, bentakan, ancaman, gebrak meja, sudah terlupakan. Keakraban nampak di wajah masing-masing peserta.
Ya begitulah bila masing-masing anggota punya niat terbaik untuk organisasi, bukan punya niat menggembosi oraganisasi.
Solo, 31 Agustus 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto
--------
Iklan
IELTS / TOEFL preparation corse
@Solo,  call 085288880806

Tuesday, August 30, 2016

Pernah Coba Jus Kiwi Mangga? Ini Akibatnya



Pernah mencoba jus Kiwi dan Mangga? Kalau sudah pasti anda setuju kalau saya katakan bahwa jus tersebut memiliki rasa yang sangat unik. Rasa manis dari mangga bercampur rasa asam dari Kiwi memberikan kombinasi rasa yang penuh sensasi.

Selain rasanya yang unik, kandungan jus ini juga sangat luar biasa. Berikut ialah manfaat dari Kiwi bagi kesehatan kita :
- Kaya vitamin C, bahkan lebih tinggi dari vitamin C pada jeruk.
- Vitamin C yang tersedia sebagai anti oksidan.
- Bisa mencegah penyakit Kardiovaskular.
- Memperbaiki DNA sehingga bisa mencegah kanker.
- Bagus untuk ibu hamil karena memiliki kandungan folat yang sangat bermanfaat untuk pembentukan saraf bayi.
- Bagus untuk kesehatan kulit karena banyak mengandung kalium.
- Mengandung magnesium yang mengubah makanan menjadi energi.

Sementara manfaat mangga antara lain :
- penurunan resiko degenerasi, penurunan resiko kanker usus besar.
- Baik untuk kesehatan tulang, kulit, dan rambut.
- Kaya serat untuk membersihkan sisa-sisa makanan di usus. Sisa makanan yang tertinggal lama di usus merupakan sumber penyakit degeneratif.


Nah mengingat manfaat jus Kiwi dan Mangga, anda mau mulai mencobanya? 


Solo, 30 Agustus 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto.

--------------

Iklan :
Persiapan TOEFL / IELTS privat.
@Solo, call 0852 8888 0806   

Roda Berputar, Kehidupan Bisa Berubah (2)

Ini kisah tentang Lani kembali.

Lani memiliki seorang tetangga saat dia kuliah pada masa itu. Sang tetangga ini sebut saja bernama Sari. Sari seusia dengan Lani.

Suatu hari saat Lani sedang menjalani latihan tari untuk pentas yang akan dihadapinya, datanglah Sari beserta seorang kawannya. Pada saat itu sanggar tempat Lani menari sedang membutuhkan seorang penari untuk beberapa show yang akan datang di bebetapa tempat..

Lani melihat Sari. Dia pun menghampiri Sari dan bercakap-cakap. Dengan nada agak ogah-ogahan. Sari mengatakan bahwa dia sedang mengantar temannya. "Gue ngantar Dina, Lan, yang lagi butuh kerjaan".

"Lu nggak ikutan aja Sar?", tanya Lani.

"Ah ogah deh gue, gak level gue nari kayak gitu Lan", jawab Sari dengan nada tinggi

Lani merasa agak tersindir dengan ucapan Sari, tapi dia menyimpannya di dalam hati.

Dua puluh tahun sejak kejadian itu. Suatu hari Lani bertemu dengan ibunda dari Sari. Bercakap-cakaplah keduanya. Dari percakapan itu, Lani mendapat informasi bahwa Sari bekerja di tempat yang sama dengannya. Hal yang membedakan ialah level pekerjaan. Sari berada di garda terdepan level bawah di kantor tersebut sementara Lani berada di jajaran management pengambil keputusan strategis di kantor itu.

Mendengar ucapan ibunda Sari, Lani tersenyum dalam hati. "Dulu kamu katakan aktifitas menariku tidak level dengan kamu, sekarang posisi kamu bener-bener nggak level dengan posisi saya sekarang".

"Semoga kamu jangan pernah ketemu saya di kantor ini agar saya tidak mengatakan : wah posisi kamu gak level sama saya sekarang."

Itulah dunia yang bulat. Saat di atas jangan hina orang lain, karena setelah di atas maka roda akan.berputar ke bawah. Bisa jadi orang yang anda remehkan suatu saat akan berada jauh di atas anda.

Solo, 30 Agustus 2016/8 Juni 2016
Fadjar Setyanto



----------------'

Iklan :

TOEFL/IELTS preparation course

@Solo; call : 0852 8888 0806



Monday, August 29, 2016

Roda Berputar, Kehidupan Bisa Berubah

Roda berputar, demikian sering dikatakan atas nasib orang yang berubah di masa yang akan datang.

Sebut saja misalnya Vivi dan Lani. Vivi memiliki masa kecil yang bergelimang harta atau bisa disebut ekonomi kelas menengah atas sementara Lani dari golongam kelas menengah biasa.

Kegiatan keduanya pun berbeda. Lani memiliki kebiasaan berusaha mandiri sementara Vivi memiliki kebiasaan tergantung pada orang tua. Orang tua Vivi pun memiliki kebiasaan memandang rendah orang lain. Sementara orang tua Lani memiliki kebiasaan membiarkan anak mandiri dengan kegiatannya dan tidak pernah membedakan teman dari Lani.

Suatu hari orang tua Vivi mengetahui bahwa antara Lani dan kakaknya Vivi memiliki hubungan. Reaksi dari orang tua Vivi hanya sekitar dari pandangan bahwa Lani tidak selevel secara ekonomi dengan mereka. Dilaranglah sang kakak berhubungan dengan dengan Lani. Akhirnya hubungan mereka tidak berlanjut.

Beberapa tahun kemudian kondisi berubah. Setelah 24 tahun berlalu ternyata Vivi menjadi seorang pecandu narkoba dan rela ditiduri laki-laki demi mendapatkan narkoba. Sementara Lani menjadi seseorang dengan jabatan penting di kantornya yang berskala internasional.

Roda berputar, itulah kata yang tepat menggambarkan situasi tersebut.

Solo, 29 Agustus 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto

----------------
Iklan :
TOEFL/IELTS preparation course
@Solo, call 0852 8888 0806

Saturday, August 20, 2016

Mau Bantu Negara? Pakai Uang Plastik





Suatu hari saya melihat pengumuman besar di sebuah pintu tol di Jakarta. Diinformasikan kepada publik bahwa pintu tol tersebut dalam jangka waktu dekat hanya akan menerima transaksi non tunai alias menggunakan e-money.Daerah tersebut memang daerah padat dan macet. Antrian yang terjadi untuk membayar tol bisa sangat   panjang dan dampaknya juga melibatkan kendaraaan lain yang jauh berada di belakangnya. Kebijakan menerapkan penggunaan uang plastik yang bernama e-money sangat tepat untuk mengurangi antrian.


Penulis pernah menghitung perbedaan waktu yang diperlukan untuk membayar tol. Bila menggunakan tunai maka diperlukan sekitar 4-5 detik tetapi dengan menggunakan uang plastik e-money hanya diperlukan 2 detik saja. Ditambah waktu antrian yang bisa mencapai 5 sampai 6 mobil bila menggunakan tunai dibandingkan dengan dengan loket non tunai yang biasanya cuma 1 atau 2 mobil saja.


Pengalaman penulis juga menunjukkan bahwa dengan menggunakan e-money juga mengurangi uang receh. Uang receh seribu rupiah nominalnya memang kecil, tapi pernahkah kita membayangkan ongkos untuk membuat uang koin tersebut? Membuat uang koin bisa lebih mahal daripada membuat uang kertas. Biaya membuat uang kertas di Indonesia rata-rata mencapai Rp. 500,00 per lembar. BI sendiri perlu dana kurang lebih 2 trilyun rupiah untuk mencetak uang pengganti uang yang lusuh dan rusak.


Dengan menggunakan uang plastik seperti e-money kita sudah membantu mengurangi kerusakan uang, menghemat waktu di gerbang tol, dan tentu saja tidak membuat banyak uang koin receh tercecer. Secara tidak langsung kita juga membantu negara menghemat biaya cetak uang pengganti.


Jakarta, 20 Agustus 2016 / 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto






Wednesday, August 17, 2016

Kartu Penghemat Waktu Anda



Pagi ini saya antar istri ke Bandara Soetta. Untuk mencapai Bandara tentu saja akses yang paling mudah bagi kendaraan roda 4 ialah jalan tol.


Berdasarkan pengalaman saya melintas di jalan tol yang padat, antrian di gardu pembayaran pasti akan panjang bila tidak menggunakan Gardu Tol Otomatis (GTO). Dugaan saya benar. Saat menuju bandara, antrian di gardu biasa, mencapai 7 sampai 10 mobil. Sementara saya yang menggunakan Gardu Tol Otomatis yang didukung oleh e-money dari Bank Mandiri, bisa langsung menuju loket pambayaran. Tanpa antri!


Hal yang sama juga saya alami. Lancar jaya menuju gardu pembayaran tanpa antri dengan menggunakan kartu e-money. Antrian di gardu non otomatis semakin panjang, karena berbarengan dengan anak-anak sekolah dan orang-orang yang harus upacara hari ini.


Jujur saja, saya merasa heran bagi mereka yang setiap hari  melintasi jalan tol, tapi tidak memiliki kartu e-money. Sayang kan waktu terbuang 10 menitan mungkin lebih hanya untuk antri.


Sekali lagi saya mengajak anda pengguna rutin jalan tol, untuk memiliki kartu e-money tersebut. Maaf ini bukan iklan atau saya dibayar untuk menuliskan ini. Tetapi saya hanya mengajak mari hemat waktu kita yang terbuang untuk antri gardu tol. Kalau ada cara yang lebih baik mengapa tidak dipilih?



Tuesday, August 9, 2016

Milikilah Kartu Ini Kalau Mau Untung

Apakah anda sudah memiliki kartu e-money? Apakah anda pengguna rutin jalan tol di Jakarta? Apakah anda pengguna bus Transjakarta?
Bila anda menjawab "ya" berarti telah melakukan tindakan yang tepat.
Kartu e-money yang diterbitkan oleh bank Mandiri saat ini telah memiliki fitur yang lebih lengkap daripada sebelumnya. Sebelumnya kartu ini cuma bisa dipakai berbelanja di Indomaret dan pembayaran gardu tol. Namun saat ini pembayaran parkir di beberapa mal sudah bisa menggunakan kartu e-money ini.
Proses top-up kartu juga sangat mudah. Hal itu bisa dilakukan di Indomaret atau di ATM Bank Mandiri. Kalau top-up di Alfa Mart, lebih sering tidak bisa daripada bisanya.
Kemanfaatan kartu e-money ini akan sangat terasa saat membayar gardu tol di Jakarta. Anda akan bisa merasakan manfaat langsungnya yaitu berupa kecepatan pembayaran. Anda tidak perlu mengantri lebih lama.
Pengalaman Saya melintas tol arah bandara, tol jakarta cikampek, tol Jagorawi, tol dalam kota, dan tol Jakarta Merak, menunjukkan bahwa kartu e- money bisa mengurangi waktu antrian saya saat membayar tol. Pernah suatu hari saya lupa membawa kartu e-money. Saat akan keluar tol Cikampek Jakarta, saya harus antri selama 20 menit, hanya untuk membayar! Namun saat saya membawa kartu tersebut, maka saya bisa tersenyum karena tidak harus antri lama. Paling-paling kita cuma harus antri satu atau dua mobil. Luar biasa bukan?
Nah sekarang apa pilihan anda? Terbuang waktu percuma saat membayar tol atau anda pilih menghemat waktu anda? Kalau pilihan anda adalah yang kedua, maka memiliki kartu e-money adalah pilihan yang tepat.
Jakarta 62 hari lepas dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto

Sunday, August 7, 2016

Anda Punya Ide Gila?


Ide gila kadang perlu. Selama disertai keyakinan ide gila bisa menjadi sesuatu yang menarik. Seperti film Larva di atas. Bila dilihat, tokoh di film tidak jelas, di film tersebut juga tidak ada suara percakapan antar pelaku, yang ada hanyalah suara ketepak, ketepok, saling pukul-memukul diantara pelakunya. Namun film ini sangat mengasyikan untuk ditonton, bahkan kadang mengundang tawa saat menontonnya. Ide gilanya ialah film ini tetap diproduksi dan ditayangkan. Jumlah iklannya? Ternyata jumlah iklannya pun banyak.


Film ini sangat menginspirasi karena sesuatu yang nampak konyol dan bodoh ternyata bisa menjadi sesuatu yang sangat menghibur dan menguntungkan.


Saya jadi teringat kisah Wyatt bersaudara dengan manusia burungnya, yang mencoba untuk terbang. Ide gila mereka menjadi cikal bakal adanya pesawat terbang hingga saat ini. Ide gila Thomas Alpha Edison menjadikan dunia terang benderang.


Agar ide gila bisa menjadi kenyataan memang diperlukan keberanian mengeksekusi ide menjadi tindakan nyata. Untuk mengeksekusi suatu ide gila memang kadang anda akan dicemooh oleh orang lain. Namun setelah terbukti hasilnya biasanya para pengejek akan pura-pura tidak tahu. Seperti kostum tim olimpiade Indonesia. Di dalam negeri dicemooh oleh orang-orang tertentu, tetapi di luar negeri ternyata kostum tim Indonesia mendapat pujian.


Nah pembaca, ide gila apa yang anda punya? Beranikah anda mengeksekusinya?


Jakarta, 59 hari lepas dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto

Saturday, August 6, 2016

Ini Akibat Memiliki Impian

Kekuatan alam sadar, diyakini atau tidak keberadaan dan pengaruhnya ternyata bagi Fulan kekuatan alam sadar membawanya pada suatu kondisi yang benar-benar dia inginkan. Meskipun tidak semua yang difikirkannya terwujud tetapi ada beberapa yang menjadi kenyataan.
Sudah lama Fulan menginginkan sebuah pena dengan merk terkenal. Harga pena itu tentu saja sangat fantastis. Beberapa kali Fulan mengunjungi situs yang menjual pena tersebut. Yang dilihat tentu saja pena yang dia inginkan. Bila dia sudah mengunjungi situs tersebut maka kembali Fulan memelototi pena tersebut. Pernah suatu kali dia hampir memproses pembayaran namun halaman yang dimaksud bermasalah sehingga proses pembelian gagal.
Fulan juga sedang dan sudah memimpikan memiliki sebuah jam dengan merk terkenal. Berkali-kali dia mengunjungi situs penjual jam tersebut. Dia juga sering memandangi iklan jam tersebut bila muncul di koran. Namun karena harga jam tersebut yang relatif tinggi maka keinginan memiliki jam tersebut selalu ia tunda. Tertunda keinginannya bukan berarti mematikan impian Fulan untuk memiliki jam tersebut. Justru dia semakin memupuk impiannya itu dengan mengcapture screen jam yang dia impikan. Perbandingan harga pun sering dia lakukan untuk meyakinkan bahwa harga yang dia lihat ialah benar adanya.
Ternyata  ujung dari impian Fulan ialah impian yang menjadi kenyataan. Tanpa diduga pada saat reuni angkatan sekolahnya, Fulan diminta maju. Dia ditanya tentang kesan dan pesan atas adanya group angkatan di media sosial. Fulan pun bercerita tentang "jasa" group tersebut untuk bersatunya kembali para alumni. Semuanya terjadi karena ada group tersebut di sosial media.
Selesai bercerita tentang kesan dan pesan dia mendapat kenangan khusus. Hal tersebut menjadi sangat luar biasa karena kenangan khusus yang dia terima adalah apa yang diimpikan selama ini. Pena dan Jam! Sungguh Fulan sangat senang apa yang diimpikannya ada di depan mata.
--------
Saya yakin alam bawah sadar berupa impian bisa membuat hal yang tak mungkin menjadi kenyataan. Tentu saja dengan dibarengi doa dan usaha.
Jakarta 58 hari dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto