Saturday, July 9, 2016

Tak Ada Prestasi Besar Tercipta Semalam

Menonton film kisah nyata tentang perjuangan tim Amerika mengalahkan tim Uni Sofyet yang 20 tahun berturut tidak pernah terkalahkan sungguh luar biasa.
Andai kisah ini bukan kisah nyata yang terjadi di tahun 1980 mungkin bisa saja penonton mengatakan ini adalah propaganda Amerika atas Uni Sovyet. Tetapi karena ini kisah nyata maka film ini menjadi menarik. Peristiwa ini terjadi di Olimpiade Hockey di Lake Placid. Di akhir film dijabarkan berita terkini dari para pemain. Ada yang menjadi pemilik usaha, manager di bank dan lain sebagainya.
Tim Amerika ini adalah tim yang sama sekali tidak diunggulkan di dunia Hockey pada saat itu. Tim ini tidak pernah menang sekalipun. Benar-benar tim yang tidak layak. Tim ini memiliki 20 pemain dari berbagai Universitas. Tim ini dipimpin oleh seorang pelatih yang punya visi dan misi yang jelas serta mampu memotivasi dengan baik.
Beberapa hal yang perlu dicatat dari peristiwa ini ialah :
Pertama,
Para mahasiswa yang berasal dari berbagai Universitas itu selalu ditanya "Kamu berjuang untuk siapa?"
Beragam jawaban diberikan. Ada yang mengatakan "Universitas Minnesota, Cambridge dan lain-lain".
Pertanyaan yang sama terus ditanya hingga si pemain mengatakan "Saya berjuang untuk Amerika Serikat".
Kedua,
Dia mengharapkan para pemain mengeluarkan sisi terbaiknya untuk Hockey. Latihan yang diberikan benar-benar hingga mencapai batas ketahanan pemain.
Ketiga,
Saat briefing motivasi akan bertanding dengan Uni Sovyet di Final. Sang pelatih tidak mengeluarkan kata-kata "kalah" sekali pun. Yang dia keluarkan adalah "Kita bisa lawan mereka". "Mereka juga manusia seperti kita".
Hasilnya ialah kemenangan atas tim Uni Sovyet yang gemilang.
Jadi benar dikatakan "prestasi besar tidak tercipta dalam waktu semalam".
Jakarta, 31 hari lepas dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto