Tuesday, July 26, 2016

Pentingnya Latihan Mengemudi



Hari ini saya masih mengantar istri saya untuk membuat SIM A dan C. Para pelamar SIM benar-benar dipastikan agar mampu mengemudi dan mengerti peraturan lalu lintas dan etika di jalan. Test mengemudi ini benar-benar ditekankan agar para pelamar benar-benar kapabel untuk berkendara. Semoga ini adalah bagian dari pendidikan mengemudi di jalan raya.

Etika di jalan ini memang benar-benar bagian dari pendidikan masyarakat yang penting. Kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan nyawa melayang masih sangat tinggi di Indonesia. 

Saya ingat beberapa bulan lalu saya mengenal seseorang yang ditabrak motor. Korban harus masuk ICU selama 10 hari. Korban harus mendapat tindakan operasi penyambungan tulang sebanyak 6 titik. Biaya yang dikeluarkan korban dan keluarganya mencapai 500 juta. Asuransi jasamarga hanya 10 juta, asuransi kantor hanya 100 juta. Sisanya keluarga korban yang menanggung biayanya. Penabrak hanya bisa mengganti 1,5 juta dan hanya karena kebaikan keluarga korban maka penabrak tidak dituntut pidana. Inlah bukti bahwa kecelakaan di jalan raya bisa sangat fatal.

Pagi ini Saat saya melintas di jalan Tol Wiyoto Wiyono saya melihat Ada tiga mobil yang saya yakin berkecepatan lebih dari 100 km / jam berjalan zig zag secara cepat. Mereka benar-benar nekat karena andai terjadi kecelakaan bisa dipastikan mereka akan hancur lebur dan sangat fatal.

Semoga pelatihan yang sudah dijalankan di Samsat ini bisa menghasilkan pemegang SIM yang lebih bertanggung jawab dan mampu.


Jakarta, 49 hari lepas dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto