Friday, July 15, 2016

I Want To Be Stewardess (4)

Beberapa hari berlalu tidak ada berita dari Sen, tiba-tiba saya menerima sms siang ini. "Sir, saya sudah lolos test ke 7, Thanks God!", seolah smsnya memancarkan kebahagiaan hatinya.

"Wow, that's great, Sen", jawab saya.

"Kemarin test apa?", tanya Saya.

"Test renang, Sir", jawabnya antusias.

"Oh, ya?", jawab saya."Selamat, ya".

"Test renangnya bagaimana?", tanya saya.

Sen pun menjelaskan, bahwa semua peserta harus hadir di kolam renang yang telah ditentukan. Lalu para peserta test diperintahkan memperagakan kemampuannya berada di air. Dia pun menjelaskan bahwa dia harus travon, menyelam, renang minimal 2 gaya. Dia mengatakan bahwa renang bukan masalah buat dia. Saya menyatakan turut senang dengan perkembangannya, karena terbukti dia bisa lolos sejauh ini. 

Saya dari awal memang yakin bahwa dia besar kemungkinan bisa menjadi pramugari kelak. Postur tubuh yang tinggi, langsing, ditambah daya serapnya atas bahasa Inggris yang cepat, argumen-argumen yang bagus saat dia berdiskusi, dan olah raga yang ditekuninya, renang.

Di akhir smsnya Sen sekali lagi meminta saya membantu doa agar dia bisa lolos menjadi pramugari.

Saya pun berjanji akan mendoakannya.

"Bener ya, Sir, doain saya", sms Sen.

"Iya, iya, kebanggaan saya ialah saat tahu murid saya bisa meraih apa yang dicita-citakannya", jawab Saya.

"Thank you, Sir", dia menutup percakapan hari ini.

Saya pun memandang sms terakhir darinya sambil tersenyum gembira. Tiba-tiba ada pesan WA masuk. Saya lihat, ternyata itu dari Sen. Saya klik, nampak dua buah pose foto Sen sedang berdiri di pinggir kolam renang dengan pakaian renangnya dari samping dan dari depan.

"Kamu luar biasa Sen, semoga tercapai apa yang kamu impikan", gumam saya dalam hati.



Jakarta, 35 hari lepas dari 8 Juni 2016
Fadjar Setyanto