Friday, June 10, 2016

Jentik Nyamuk Si Penyelinap

Luar biasa jentik nyamuk. Baru tiga hari yang lalu saya menguras bak mandi. Tiga hari kemudian sudah ada jentik nyamuk lagi. Hal yang tidak bagus ialah nyamuk yang berasal dari air bersih di rumah kita adalah nyamuk yang akrab dengan penyebab demam berdarah.
Percobaan tentang bagaimana jentik-jentik nyamuk berkembang biak pernah saya lakukan saat saya duduk di bangku SMP.
Saya ambil air matang setengah gelas di gelas kaca bening. Mulut gelas saya tutup dengan kain kassa. Saya letakkan gelas di tempat terbuka yang tidak terkena sinar matahari langsung di dalam rumah.
Tiga hari kemudian saya lihat kondisi gelas. Pada gelas nampak ada bintik hitam di air. Pada kain kassa juga ada bintik-bintik hitam.
Lima hari kemudian sudah ada jentik-jentik berenang di gelas itu.
Delapan hari kemudian sudah ada nyamuk muda beterbangan di dalam gelas yang saya tutup kain kassa tersebut. Kondisi air masih bening tapi ada bekas-bekas seperti kepompong yang kosong. Ada pula jentik-jentik baru.
Dua belas hari kemudian sudah banyak bekas kepompong di dalam air dan jumlah nyamuknya pun bertambah. Padahal kain kassa itu sama sekali tidak dibuka!
Jadi rupanya nyamuk memang suka meletakkan telurnya di air. Gelas yang tertutup kain kassa pun bisa jadi media berkembangbiaknya nyamuk, apalagi air yang tidak tertutup apa-apa seperti air di bak mandi dan vas bunga.
Perlu pengontrolan yang rutin di rumah kita atas air-air yang terbuka. Jangan sampai air tersebut digunakan sebagai media berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah.
Jakarta lepas 2 hari dari tanggal 8 Juni 2016
Fajar