Saturday, July 18, 2015

Inilah kata-kata sakti dan prilaku yang bisa membuat prestasi kerjameningkat :kasus kasir mini market.



"Judes amat mbak," Fulan mengomentari perilaku kasir sebuah mini market.

Entah kasir itu sadar atau tidak akan perbuatannya, nampak jelas Fulan tidak suka dengan apa yang dilakukan sang kasir.

Ucapan Fulan memang bukan tanpa alasan. Pertama, saat dia mendengar suara sang kasir saat dia berteriak dari jarak yang cukup jauh ke arah petugas konter buah. Dia bertanya tentang siapa pemesan buah yang ada di hadapannya pada petugas tersebut. Padahal saat itu di hadapannya ada seorang pelanggan lain. Posisi Fulan berada di belakang pelanggan tersebut. Fulan pun menyahuti ucapan sang kasir bahwa dialah pemesan buah tersebut.

Fulan sangat tidak menyukai teriakan sang kasir dari jarak jauh dengan suara keras, disinilah nampak bahwa dia tidak menghargai pelanggan yang ada di hadapannya. Padahal kasir tersebut bisa saja bertanya pada pelanggan yang ada di hadapannya apakah membeli buah tersebut atau tidak dengan suara pelan. Dia tidak perlu takut bahwa pembeli akan "kabur" karena tanggung jawab atas buah tersebut tetap ada di petugas konter buah bukan pada kasir.

Kedua, penilaian lain Fulan bahwa kasir ini tidak menghargai orang lain ialah saat dia meminta pembeli di depan Fulan untuk memencet nomor PIN kartu ATMnya. Dia berkata pada pada pelanggan tersebut tanpa senyum, tanpa kata-kata "tolong", "silakan", tapi menggunakan kalimat perintah :"PIN nya bu!", dengan nada agak tinggi tanpa disertai senyum bahkan cenderung kasar.

Ketiga, hingga giliran Fulan berada di depan kasir itu, tidak pula nampak ada keceriaan bekerja di wajah kasir tersebut, hingga akhirnya Fulan tidak bisa berdiam diri lagi. 

Ditanyalah kasir itu, " Sudah lama kerja mbak?"

"Baru," jawabnya.

"Kok judes amat sih?", sahut Fulan.

"Muka saya ya?"

Fulan diam tidak menanggapi pernyataan sang kasir. Ujung-ujungnya ialah Fulan komplain atas kelakuan sang kasir kepada manajemen karena tidak mendidik karyawannya dengan baik.

-------

Bahasa tubuh, adalah sesuatu yang tidak bisa dibohongi tentang karakter atau kondisi seseorang. Kalau bahasa tubuh tidak dikelola dengan baik, maka secara tidak disadari akan sering keluar hal-hal negatif. 

Bahasa tubuh erat berkaitan dengan sugesti apa yang dimasukan ke dalam otak sehingga diserap oleh alam bawah sadar.

Terbiasa berdoa sebelum bekerja, terbiasa senyum, terbiasa menghargai orang lain adalah cara melatih bahasa tubuh agar mengeluarkan hal-hal baik.

"Tolong", "silakan", "mohon", serta " terima kasih" adalah kata-kata sakti yang bisa memberikan keberuntungan bagi yang terbiasa mengucapkannya.

Lihatlah kembali gambar di atas. Karena "senyumnya" maka ia nampak menyenangkan, bukan.?