Sunday, July 19, 2015

Ingat-ingat, karakter juga salah satu kunci sukses




Hanya karena masalah Bo Calahan pembohong, maka cukup bagi Sony manager suatu group football di Amerika untuk tidak memasangnya dalam timnya. Padahal Calahan adalan pemain peringkat atas Super Ball pada saat itu. Itulah sedikit pelajaran dari film Draft Day yang dibintangi Kevin Costner. Banyak orang termasuk pemilik tim menghendaki Calahan masuk tim tersebut tapi Sony tetap pada pendiriannya :"Tidak memilih Calahan".

Sikap atau karakter ternyata adalah salah satu penentu dari karir seseorang. Seberapapun hebatnya keahlian seseorang dalam bidangnya tapi bila sikapnya tidak bagus maka akan membuat orang tidak mau berbisnis dengannya. Andaipun ada yang mau berbisnis tapi selalu disertai kecurigaan-kecurigaan.

Ada satu kondisi yang banyak dibenarkan oleh para pakar motivasi. Hal-hal kecil yang sering dilakukan maka akan menjadi kebiasaan. Suatu kebiasaan maka akan menjadi karakter.

Kebiasaan baik yang dilakukan terus menerus seperti menulis maka besar kemungkinan akan menjadikan orang tersebut mahir menulis. Para top performer seperti penyanyi tenar The Beatles, Agnes Monica, Koes Plus dan lainnya, bisa dipastikan telah memiliki kebiasaan menyanyi, bermusik, atau menulis lagu setiap hari tanpa kenal lelah.

Sebaliknya kebiasaan buruk seperti kebiasaan para pelaku curanmor. Mereka pun berlatih dengan tekun mengasah ketrampilannya agar bisa secepat-cepatnya mengeksekusi targetnya.

Bagaimana dengan sikap pengeluhan dan optimistis? Setali tiga uang dengan mengasah ketrampilan, para pelaku pengeluhan juga telah membiasakan dirinya mengeluh atas segala hal. Demikian juga si optimis yang sering membiasakan dirinya melihat dari sisi positif atas hal-hal yang terjadi sehari-hari.

Sekarang dikarenakan suatu karakter tidak bisa diciptakan begitu saja dalam ukuran menit, maka pilihan ada pada kita. Mau karakter seperti apa yang akan kita bangun untuk diri kita sendiri?

Semua pilihan ada konsekuensinya. Silakan memilih.