Sunday, July 20, 2014

Tukang Geser Di Rumah Makan

Melihat ramainya rumah makan ayam goreng ini pada saat waktu berbuka puasa saya jadi teringat kejadian kira-kira setahunan lebih yang lalu.

Saat itu istri saya sedang makan siang sendiri di rumah makan ayam goreng yang cukup terkenal di Rawamangun ini.

Saat itu suasana makan siang. Tidak terlalu banyak pengunjung.yang.datang. Istri saya duduk di sudut. Dengan pertimbangan bahwa rumah makan ini relatif aman, maka dia meletakan tasnya di kursi yang ada di sebelahnya.

Saat dia berbicara dengan pegawai rumah makan untuk memesan makanannya dia sama sekali tidak mengira bahwa ada maling di belakang kursi yang dia duduki. Begitu selesai berbicara dengan pegawai rumah makan tersebut dia melihat ke arah tasnya. Ternyata tasnya telah hilang. Dia berlari menyelidiki keluar ternyata maling itu sudah hilang. Hilanglah tas berisi laptop dan beberapa dokumen.

Sejak kejadian itu, saya mengambil kesimpulan bahwa "tukang geser barang" bekerja dengan sangat rapi di rumah makan yang berkelas.  Mereka sangat terampil menggeser barang yang diletakkan di sebelah kursi pengunjung oleh sebab itu aparat keamanan menyebutnya.dengan tukang geser
Mestinya mereka juga yakin bahwa di tas pengunjung tumah makan ini ada barang yang cukup lumayan bila dijual.

Untuk menghindari kejadian semacam ini ada baiknya saat anda berada di tumah makan anda melakukan jal berikut :

- Letakkan tas anda di lokasi yang bisa terlihat langsung oleh anda seperti misalnya di atas meja.
- Bisa juga tas dipangku bila tidak berat.
- Misalnya tidak memungkinkan bisa juga diletakkan di samping anda tapi pastikan bahwa setiap ada pergerakan pada tas tersebut anda mengetahuinya.
- Jangan pernah menganggap bahwa rumah makan menengah atas yang sedang anda kunjungi anda anggap aman sehingga membuat anda lengah.

Semoga pengalaman ini bermanfaat.

Jakarta, 20 Juli 2014

Wednesday, July 9, 2014

Waspadalah

Ini adalah cerita sisi lain tentang pesta demokrasi yang kita bersama lalui tadi pagi. Ini adalah cerita tentang pengamanan.

Seorang petugas keamanan bercerita bahwa kemarin pagi dari radio ada berita bahwa motor seorang petugas keamanan hilang saat bertugas mengawal surat suara di suatu kantor RW. Pada saat itu waktu menunjukkan jam setengah sembilan pagi. Yang bersangkutan sedang berada di dalam kantor RW mengawasi penghitungan kartu suara. Sementara dia berada di dalam, dia memarkir motornya di pinggir jalan di depan kantor RW.

Tidak berapa lama dia berada di dalam kantor RW, dia keluar ruangan dan memeriksa motornya. Ternyata motornya telah lenyap.

Dia segera mengabari rekan-rekannya. Hal ini menjadi bahan guyonan diantara petugas.

"Dia sukses mengamankan surat suara tapi gagal mengamankan motornya".

Pencurian kendaraan bermotor memang marak terjadi. Tehnik pencuriannya pun semakin hebat. Seperti motor sang petugas, siapa yang mengira di tengah banyaknya orang, ada pencuri yang begitu nekat. Hanya dalam waktu kurang dari 5 menit sebuah motor bisa dicuri.

Ada baiknya bila memarkir motor.kita melalukan hal berikut:
1. Parkirlah kendaraan roda dua anda pada tempatnya.
2. Gunakan kunci ganda, karena ini akan memperlambat waktu pencurian. Biar bagaimana pun para pencuri bisa ilfil bila melihat kendaraan yang menggunakan kunci ganda.
3. Kalau anda ada waktu bagusnya ganti kunci kontak anda dengan kunci bintang atau belimbing.
4. Sebisa mungkin jangan pinjamkan motor anda. Mengapa? Tanpa bermaksud menuduh. Ada kemungkinan saat kunci kendaraan ada ditangan orang lain, kunci anda bisa digandakan. Penggandaan kunci pada saat ini sangat cepat dan murah. Ini memudahkan penggandaan kunci kendaraan bagi yang memiliki niat buruk terhadap kendaraan anda.

Waspada lebih baik.

Jakarta, 9 Juli 2014

Foto : Malam Sebelum Pencoblosan

Foto-foto TPS di Cempaka Baru pada malam sebelum pencoblosan.


Http://www.latihan-english.com/

Foto : Antri di RS Tarakan

Antri di RS Tarakan dalam gambar.


Http://www.latihan-english.com/