Friday, August 9, 2013

Pemungut Sampah

BUKU FAJAR - Lain ladang lain belalang. Lain lubuk lain ikannya. Demikian kira-kira pepatah yang sudah lama ada dalam khasanah bahasa Indonesia.

Ibu pengendara sepeda motor di atas ialah seorang pemungut sampah. Setiap hari dengan sepeda motornya dia memunguti sampah plastik dan kardus untuk dijual kepada pengepulnya.

Memunguti sampah adalah salah satu kegiatannya di pagi hari. Sementara setelah dia selesai memunguti sampah di pagi hari dia melakukan pekerjaan lainnya. Ibu ini tidak malu memunguti sampah plastik dan kardus dari rumah ke rumah.

Berbeda dengan di Jakarta. Memunguti sampah dari rumah ke rumah biasa dilakukan oleh mereka yang disebut pemulung. Dengan sebutan pemulung, maka konotasinya ialah suatu profesi pekerjaan rendahan, memunguti sampah plastik atau kardus dari rumah ke rumah yang dilakukan dengan berjalan kaki dan menggendong karung besar. Bahkan profesi ini sering dicap suka mencuri di rumah yang didatanginya.

Di Jakarta, jika seseorang yang memiliki sebuah sepeda motor tiba-tiba menganggur dan tidak ada harapan diterima bekerja di tempat lain maka biasanya dia akan menjadi pengojeg sepeda motor.

Inilah keragaman masyarakat Indonesia. Keragaman ini bisa dijadikan sebagai sarana belajar satu sama lain.


@fajarsetyanto
http://fs-buku.blogspot.com/
Sent from my BlackBerry.