Thursday, August 29, 2013

Pulo Gadung : Minyak Goreng Hitam

BUKU FAJAR - Niat hati ingin membeli tahu goreng Sumedang. Sudah terbayang rasanya yang gurih dan hangat.

Niat untuk membeli gorengan tersebut pertama begitu kuat. Namun saat saya mendekat, saya melihat minyak goreng yang dipakai sudah hitam.

"Waduh, serem sekali minyaknya," pikir saya dalam hati.

Keinginan membeli gorengan tersebut, langsung "luluh lantak". Saya sudah tidak tertarik untuk membelinya.

Terbayang di benak saya, bila saya memakan tahu goreng yang digoreng dengan minyak goreng seperti itu, sangat berbahaya bagi tubuh saya.

Pada bahan pembuat makanan seperti minyak goreng bila terkena suhu tinggi terus menerus dalam jangka panjang akan membuat kandungannya rusak. Atom negatif dan atom positif yang berpasangan dan ada di dalam kandungan minyak goreng akan hancur. Dengan demikian pasangan atom tersebut akan terlepas dari pasangannya. Itulah yang dikatakan radikal bebas.

Radikal bebas atau atom yang rusak bila masuk ke dalam tubuh, akan berusaha mencari pasangan. Mereka akan merampas pasangan atom-atom dalam tubuh. Bila kejadian tersebut terus-menerus berulang maka cepat atau lambat akan muncul penyakit degeneratif seperti kanker dan sejenisnya.

Pada kasus minyak goreng, alangkah baiknya minyak goreng hanya dipakai satu kali saja. Dengan pemakaian satu kali saja maka minyak goreng tersebut tidak akan merusak tubuh kita.

Ada baiknya kita selalu ingat saat setiap akan memasukan makanan ke dalam tubuh kita apakah itu berbahaya untuk tubuh kita.

Nikmat sehat adalah nikmat yang tak ada duanya, untuk itulah ia perlu selalu dijaga.


@fajarsetyanto
http://buku-fajar.blogspot.com/
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, August 28, 2013

Presenter Acara SD Kok Bertato?

BUKU FAJAR - Acara Pintar Indonesia hari ini 28 Agustus 2013 jam 16an menghadirkan Tora Sudiro sebagai presenter. Di tangan dan leher Tora terdapat tato.

Mengingat murid SD masih relatif "bersih" pola fikirnya. Mereka juga masih sangat rawan saat mencontoh seseorang. Alangkah baiknya bila mereka diberi contoh yang tepat untuk seusia mereka.

Saya tidak mengatakan tato tubuh itu jelek. Itu adalah seni, tapi adakah sekolah SD yang mengijinkan murid-muridnya bertato tubuh dan menampilkan tatonya secara demonstratif? Apakah artinya itu? Sangat jelas bahwa tato mungkin sangat pas untuk para selebriti tapi tidak pas untuk dunia sekolah.

Oleh sebab itu bila SCTV menyelenggarakan acara yang memang untuk anak-anak sekolah, tolong perhatikan presenternya. Tolong jaga sikap, seleksi materi dan personel acara yang terlibat di dalamnya. Janganlah hanya mencari keuntungan semata tanpa memperhatikan etika dan norma-norma yang berlaku.

Untuk komisi penyiaran, alangkah baiknya acara seperti ini diberi catatan khusus agar lebih mendidik kepada para siswa.


@fajarsetyanto
http://fs-buku.blogspot.com/
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tuesday, August 27, 2013

Buruknya Call BRI

Hari ini, 27 Agustus 2013 jam 7.30 menelpon Call BRI susahnya minta ampun.

Kejadian ini adalah yang kedua kalinya saya alami. Pagi ini tiga kali saya menelpon hanya disuguhi musik saja. Saya tunggu sampai rentang waktu dua menit masing-masing telpon tapi sama sekali tidak ada respon dari petugas Call BRI.

Beginikah pelayanan bank yang mengaku terbesar di Indonesia? Kalau bank yang terbesar di Indonesia seperti ini, bagaimana pelayanan bank-bank yang lebih kecil?

Apakah karena mental plat merah masih melekat di managemen BRI sehingga telpon di bawah jam 8 pagi tidak dilayani?


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Monday, August 26, 2013

Inilah Kuncinya

BUKU FAJAR - Kunci Sholat adalah Thaharah

Kunci Haji adalah Ihram

Kunci segala Kebaikan adalah KEJUJURAN

Kunci Syurga adalah TAUHID

Kunci Ilmu adalah bertanya dengan baik dan serius mendengar

Kunci Kemenangan dan Kegemilangan adalah SABAR

Kunci Penambahan Nikmat adalah SYUKUR

Kunci Kewalian adalah Cinta dan Dzikir

Kunci Keberuntungan
adalah TAQWA

Kunci Petunjuk adalah Cinta dan Takut kepada Allah SWT

Kunci Permintaan adalah DO'A

Kunci Cinta Akhirat adalah ZUHUD di Dunia

Kunci Iman adalah Merenungkan apa saja yang diperintahkan Allah SWT kepada hamba-hambaNya untuk direnungkan

Kunci masuk kepada Alloh SWT adalah Penyerahan Hati, Kesehatannya kepada-Nya, Ikhlas karena-Nya dalam Cinta, Mengerjakan Kebaikan dan Meninggalkan Kejahatan

Kunci Kehidupan Hati adalah Merenungkan Al-Qur'an, merendahkan Diri, berdo'a pada waktu Sahur dan meninggalkan Dosa

Kunci Mendapat Rahmat dan Ihsan adalah Beribadah kpd Al Khaliq dan berusaha menjadi orang yang bermanfaat bagi hamba-hamba Nya

Kunci Rezeki adalah Bekerja dengan disertai Istighfar dan Taqwa

Kunci Kemuliaan adalah TAAT kpd Alloh Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya

Kunci Persiapan Menuju Akhirat adalah Memperpendek Angan-Angan

Kunci Segala Kebajikan adalah Cinta Allah SWT dan Negeri Akhirat

Kunci Segala Keburukan adalah Cinta Dunia dan Panjang Angan-Angan


H. Subhan Hasbullah HS




--------
Free English Quiz
http://www.latihan-english.com/
@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Friday, August 23, 2013

Kemayoran-Ulah Gatot Kacakah?

BUKU FAJAR - Kalau tidak ada susuatu yang sangat luar biasa menghantam petunjuk jalan tersebut pasti petunjuk jalan di atas tidak akan berubah bentuk.

Letaknya sangat tinggi. Materialnya juga tebal dan kuat. Ukurannya besar. Tidak mungkinlah anak-anak yang bermain layangan menyebabkan hal tersebut. Juga tidak mungkinlah pemulung memanjat tiang tersebut untuk diotak-atik.

Kalau sudah demikian siapa harus bertanggung jawab. Kota jadi tidak indah bila ada hal seperti itu.


@fajarsetyanto
http://www.fs-buku.blogspot.com/
Sent from my BlackBerry.

Wednesday, August 21, 2013

Senengnya Dapat Hadiah

BUKU FAJAR
Senengnya Saras dapat hadiah boneka dari Toko Buku Erlangga.

@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Tuesday, August 20, 2013

Iklan Caleg VS Iklan Produk Barang

BUKU FAJAR / Liputan 6 Siang SCTV, 19 Agustus 2013 menginformasikan bahwa ribuan bidan Indonesia berdemo di bundaran Hotel Indonesia menuntut kepastian nasib status pekerjaan mereka.

Kejadian ini sangat menarik, apalagi mengingat sebentar lagi akan ada pemilihan legislatif. Anggota legislatif atau anggota dewan selama ini mengklaim bahwa merekalah wakil rakyat, bila para bidan tidak tersalurkan aspirasinya lalu apa sajakah yang dilakukan para wakil rakyat?

Di salah satu spanduk yang disorot TV ada tulisan "Kemana Kami Menyalurkan Aspirasi?".

Logika awam, adanya demo karena ada sesuatu yang tidak tersampaikan. Lalu dimana anggota dewan yang terhormat berada? Dimana mereka bila saat diperlukan?

Melihat kondisi seperti itu saya pribadi menjadi sangat pesimis terhadap manfaat anggota dewan. Di saat mereka perlu suara rakyat, mereka nampak sangat peduli. Tetapi setelah mendapatkan apa yang diinginkan lalu mereka pergi.

Jujur, menghadapi tahun 2014 yang dikatakan tahun politik, saya menjadi orang yang apatis. Untuk apa saya memilih? Untuk apa saya berpartisipasi memberikan suara, kalau setelah menjabat mereka tidak bisa diajak omong atas masalah yang dihadapi, tidak semakin dekat pada masyarakat dapilnya, yang terburuk ialah mencuri uang negara untuk kepentingannya sendiri dan golongannya.

Saat ini calon dari daerah pilihan saya sendiri saya tidak tahu. Apa prestasinya? Bagaimana komitmennya mewakili rakyatnya? Apa kegiatan sehari-harinya? Semua serba gelap. Yang ada hanya spanduk-spanduk bergantungan di jalan-jalan kampung, tiang listrik, tembok orang dan sebagainya. Ibarat kata seperti iklan produk.

Iklan produk hp, langsung terasa manfaatnya saat kita memutuskan membeli hp tersebut. Iklan mobil, iklan laundry kiloan, iklan minuman, dan berbagai macam produk barang akan langsung bisa dirasakan manfaatnya saat kita memilihnya. Lha kalau iklan caleg? Apakah akan langsung terasa manfaatnya? Silakan anda menjawabnya sendiri.

@fajarsetyanto
http://www.fs-buku.blogspot.com/
Sent from my BlackBerry.

Ir Soekarno

Sumber foto : Koran Sindo, 18 Agustus 2013

"Negeri kita kaya, kaya, kaya raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, ber-imagination. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia."

Itulah kutipan dari Bung Karno, Presiden pertama Republik Indonesia tentang negara ini.

Pesan beliau begitu luar biasa, saat itu belum ada internet. Surat kabar pun masih terbatas tidak seperti sekarang. Kemajuan televisi atau media elektronik belum seperti saat ini. Dengan kondisi yang serba terbatas, beliau mengklaim bahwa negara ini luar biasa sekali. Ini adalah bukti bahwa beliau punya wawasan yang begitu luar biasa tentang Indonesia dan bagaimana menanganinya.

Kalau saat itu Bung Karno bisa begitu menghargai Indonesia, semestinya kita yang hidup sekarang lebih menghargai.

Semoga generasi yang akan datang memiliki pemimpin yang memang mencintai negara ini. Perilaku "orang besar" tapi hobi merusak negara ini dengan korupsi, semoga tidak diikuti oleh generasi yang akan datang.


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Bunga Unique

@fajarsetyanto
http://www.fs-buku.blogspot.com/
Sent from my BlackBerry.

Pulo Mas - Nonton Kuda Latihan

BUKU FAJAR - Kuda-kuda sedang dilatih oleh para Jokinya.

Lokasi : Pulo Mas, Jakarta Timur

Kamera : HP Blackberry

@fajarsetyanto
http://www.fs-buku.blogspot.com/
Sent from my BlackBerry.

Saturday, August 17, 2013

Manfaat Vitamin C

BUKU FAJAR - Semakin rendah kadar vitamin C dalam darah, semakin tebal plaque pada di dinding pembuluh darah. Plaque tersebut dikenal sebagai bagian dari kolesterol buruk.

Sumber : Saya Pilih Sehat dan Sembuh; dr Tan Shot Yen


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Masuk Mobil Tahanan Bak Jadi Selebriti

Sumber foto : Koran Sindo, 17 Agustus 2013, hal 3

Menjadi tahanan kok bangga, ya?

Kalau Jendral Soedirman mengorbankan usia mudanya untuk memperjuangkan negeri ini agar lepas dari belenggu penjajah, tapi orang seperti ini justru merusak negara ini dengan mencuri dan menggelapkan uang yang menjadi milik negara.

Semoga para koruptor sadar atas perbuatannya dan mengembalikan yang bukan miliknya. Bagi para calon koruptor semoga malu salah satunya kepada Jendral Soedirman (almarhum).


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Jendral Soedirman, Insan Luar Biasa

Lahir 1916, wafat 1950, usia 34 tahun.

Subhanallah, usia yang masih relatif muda tapi sangat harum namanya.

Nama beliau diabadikan pada nama jalan raya di berbagai kota besar di Indonesia bahkan juga diabadikan di nama Universitas yaitu Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto.

Semoga amal ibadahnya diterima Alloh SWT. Amin.


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.

Friday, August 16, 2013

Losarang-"Mobil Pak Harto"

BUKU FAJAR - Perjalanan kembali ke Jakarta dari Solo tanggal 14 Agustus 2013 kemarin, sebanyak 7 kali saya melihat mobil berstiker seperti di atas. Gambar Pak Harto, dengan ditambahkan tulisan "Piye kabare? Masih Enak Zaman Ku Tho?"

Membaca tulisan tersebut, saya tersenyum kecut. Kalimat itu bisa benar , bisa juga tidak. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya.

Dulu pada zaman Pak Harto, pemasangan bendera merah putih pada saat perayaan HUT RI wajib dilakukan. Saat ini, bila kita ke kampung-kampung, maka akan ada yang pasang dan ada yang tidak.

Dulu murid-murid wajib upacara bendera setiap senin pagi dan sabtu sore. Pada saat upacara tersebut, maka para murid mau tidak mau akan menghafalkan lagu-lagu kebangsaan. Sementara saat ini upacara tidak menjadi wajib, sehingga para murid banyak yang lupa akan lagu-lagu kebangsaan.

Dulu, pada saat Pemilihan Umum baik itu lembaga legislatif ataupun lembaga yudikatif, tidak banyak kas negara keluar untuk membiayai Pemilihan tersebut. Sekarang?Kas negara pasti keluar, sementara siapa yang berbiaya besar, biasanya akan menang. Untuk kasus terakhir ini, Pemilukada DKI 2012 mungkin suatu pengecualian.

Dulu, aliran-aliran sesat yang ada, bila tegas dilarang maka akan dilarang. Saat ini? Serba tidak tegas, oleh sebab itu jangan heran bila ada kekerasan ormas atau masyarakat terhadap aliran sesat. (Memang istilah "sesat" itu sendiri memang tergantung siapa yang memvonis), namun setidaknya ada parameter. Singkat kata, jangan sampai suatu aliran minoritas membuat resah mayoritas.

Saat ini hampir tiap hari kasus korupsi menghiasi surat kabar.

Mungkin puncak dari kemuakan masyarakat atas kondisi yang ada inilah yang membuat banyaknya stiker tersebut beredar. Dari sudut pandang saya, orang-orang yang menempeli kendaraannya dengan stiker tersebut, nampaknya bangga bisa menempeli kendaraannya dengan stiker tersebut.

@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.