Sunday, July 7, 2013

Hindari Masalah, Pelajari Tanda Baca

Menarik sekali mendengar perselisihan antar murid saya. "Dia kalau ngirim sms selalu pakai tanda seru," kata seorang murid yang nama samarannya Susi.

"Iya tapi kan saya nggak sengaja," balas Anita, juga bukan nama asli. "Saya cuma mau mempertegas bahwa saya serius dengan pesan saya."

Perselisihan terus berlanjut hingga akhirnya dilihatlah sms itu oleh sang guru.

Nampak tertulis di layar hp Susi tertulis sms dari Anita :"Besok jangan lupa ketemu Saya!"

Sang guru tersenyum. Coba kalian lihat, dibandingkan kalimat yang ada di hp Susi, mana yang lebih enak dibaca bila dibandingkan dengan:

Pertama, "Besok jangan lupa ketemu saya, ya?" Atau,

Kedua, "Besok jangan lupa ketemu Saya." (Tanpa tanda seru).

Susi dan Anita, sepakat menjawab yang lebih enak ialah yang pertama, lalu disusul dengan yang kedua. Sementara yang ada di sms sama sekali tidak enak dibaca.

Inilah kesalahfahaman hanya dikarenakan tanda baca. Tanda baca itu memiliki arti yang berbeda-beda, sehingga kita harus hati-hati saat menggunakan bahasa tertulis.

"Tanda seru, cenderung mengungkapkan marah," kata sang guru,"Bisa juga ini berisi perintah dari seorang atasan pada bawahan."

Penggunaan tanda seru yang terlalu sering cenderung menunjukkan bahwa seseorang sedang menunjukkan kekuasaannya terhadap orang lain. Supaya menghindari salah faham, lebih baik gunakan titik biasa saya.

Nampak hanya sepele. Hanya satu tanda baca saja. Namun dampaknya luar biasa dan bisa mengakibatkan salah faham yang hebat. Memang lebih baik kita mengasah "rasa" terhadap gaya bahasa. Pelajari makna tanda baca agar kita terhindar dari masalah-masalah yang tidak perlu.

Semoga bermanfaat.


@fajarsetyanto
Sent from my BlackBerry.