Thursday, July 22, 2010

Ban lepas urusan nanti.

Ban miring? Tidak masalah, yang penting masih bisa jalan. Kalau urusan ada apa-apa sih nanti. Yang penting rupiah mengalir dulu.

Keselamatan penumpang? Apa itu keselamatan penumpang? Dalam kamus sopir kendaraan oranye ini, yang penting jalan. Ban lepas, itu urusan nanti.

Adik saya pernah berada di belakang kendaraan oranye semacam ini saat berkendara. Tiba-tiba, ban depan kendaraan oranye ini lepas dan kendaraan itu nyusruk ke depan. Apa yang terjadi kalau kecepatan adik saya waktu itu tinggi, pasti tak terbayangkan.

Malas ah lewat jembatan

Ayo kita nyebrang sembarangan. "Kejauhan, ah malas", biasanya alasan klasiknya begitu.
Padahal jembatan itu sudah dibangun mahal-mahal supaya pada selamet, Pengemudi nyaman, penyebrang selamet. Kendaraan sekarang kan nggak bisa pelan-pelan, secara mereka mesinnya enak-enak, jadi makin kenceng makin enak.

Korban dah banyak berjatuhan di jalan ini, tapi heran, orang Jakarta memang semangat baja dan pantang takut (ketabrak). Nyawa cuma satu sis.

Iklan gratis


Tempel-tempelan di jalan, memang efektif dan murah buat iklan, cuma seringnya jadi bikin kotor lingkungan. Maka dari itu, Satpol PP sering patroli buat membersihkan iklan-iklan seperti ini. Ya buat nambah kerjaan, deh, ngebersihkan lingkungan. Amal ya Pak.

Capek ah buka tutup


Waktu di awal operasi busway, semua haltenya tertutup rapet kalo bis tidak ada. Tetapi setelah beberapa saat tidak jalan, "capek ah, buka-tutup-buka-tutup melulu". Mendingan dibuka aja biar nggak capek.