Wednesday, August 15, 2018

Referensi Yang Perlu Untuk Pribadi Muslim

Buku referensi yang sangat berguna.









Cara Hard Reset Smartphone Nokia

Pastikan data anda aman terlibih dahulu, karena data akan hilang.

Cara pertama.
Tekan tombol volume dan tombol daya bersama-sama selama 30 detik sampai muncul menu root. Lalu pilih tidakan yang akan diambil dari menu root tersebut.

Cara kedua.
Pilih menu Pengaturan.
Cadangan dan Reset.
Reset data pabrik.
Reset ponsel.Hapus semua.


Fadjar Setyanto
www.setrailmu.com

Tuesday, July 31, 2018

Penyebaran Tanaman Melalui Resepsi

Ini adalah kedua kalinya saya mendapatkan cendera mata di resepsi pernikahan dalam bentuk bibit pohon.

Ide seperti ini sungguh sangat bagus untuk penyebaran tanaman. Dengan diberikannya bibit tanaman tentu saja diharapkan akan ditanam oleh penerima.

Perlu ditiru agar penyebaran bibit tanaman bisa tersebar dengan baik.

Gonilan, 31-7-2018/08-06-2016
Fadjar Setyanto

Tuesday, July 10, 2018

Learning English

09-7-2018/08-06-2016

www.latihan-english.com
Fadjar Setyanto
Tlp. 0811 968 0933

Friday, July 6, 2018

Dakwah VS Diayah

Dakwah adalah membawa orang pada kebenaran, yaitu kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat. Kebenaran yang menyebabkan orang berani berkorban karena yakin akan pendiriannya. 


Diayah adalah propaganda yang diulang-ulang tiap hari, diulang lagi, terus menerua sampai orang menyangka bahwa itu sudah benar. 


Diayah dilakukan Hitler demi kekuasaannya. Setelah Hittler kalah, diayah pun tidak ada lagi, hancur sama sekali. (Hamka). 


Jadi kalau sekarang ada orang teriak ganti ganti itu termasuk Diayah. Diteriakan tanpa memberi solusi sehingga ditangkap orang yang tidak kriris sebagai suatu yang sudah benar.


Gonilan, 6-7-18 / 8-6-16
Fadjar Setyanto

Masih Banyak Materi

HAMKA tidak menyukai khutbah Jumat yang digunakan untuk memuji-muji suatu pihak terutama penguasa, namun dia juga tidak suka khutbah Jumat menjadi ajang melampiaskan pertentangan kepada pihak yang berkuasa. Masih banyak bahan untuk menyadarkan umat dalam khutbah Jumat. Masih banyak bahan untuk membangun umat yang jauh dari mencela atau menjilat.

Gonilan 6-7-18 / 8-6--16
Fadjar Setyanto

Thursday, June 21, 2018

Managemen Bagasi Keluar Bandara Soetta VS Adi Soemarmo


Di bulan Mei 2018 viral tentang pencurian bagasi di Bandara Soekarno Hatta. Pihak Bandara telah mengevaluasi kejadian tersebut, demikian menurut sumber terpercaya. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah agar kasus tersebut tidak terjadi lagi. Apakah evaluasinya sudah optimal? Dalam tulisan ini penulis mengungkap hasil pengamatannya saat menggunakan fasilitas bagasi di Bandara Soetta. 

Saat tiba di Bandara Soetta tanggal 15 Juni 2018 sekitar jam 20. Penulis langsung menuju ke tempat pengambilan bagasi. Setelah beberapa kali salah mengangkat koper karena mirip dengan milik saya, barulah saya mendapatkan koper saya. Setelah mencocokan dengan potongan tiket yang saya punya, saya dorong koper saya meninggalkan area ban berjalan. 

Saat menuju pintu keluar saya teringat dengan kejadian bagasi hilang. Saya pun jadi ingin tahu bagaimana pengecekan kepemilikan bagasi dilakukan. Menjelang pintu gerbang keluar area bagasi, ada pintu keluar besar. Ada dua petugas perempuan berjaga. Saat saya menuju pintu, petugas itu menghentikan saya dan mengecek tiket bagasi saya dan mencocokan dengan bagasi saya. Pada saat yang sama mata saya menangkap sekelompok orang dengan bagasinya keluar menuju pintu keluar. Saya memperhatikan apakah mereka akan dicek juga atau tidak. Termyata mereka sama sekali tidak ada yang menghentikan untuk pengecekan. Mereka keluar area bagasi dengan santai tanpa ada pengecekan. Melihat kondisi tersebut saya jadi membuat kesimpulan :"Inilah yang membuat pencuri begitu mudah melakukan aksinya". 

Hal yang sama saya lakukan saat kepulangan saya di Bandara Adi Soemarmo pada tanggal 17-8-2018. Jam 14, saya berada di lokasi pengambilan bagasi. Pengamatan yang sama saya lakukan saat akan keluar lokasi bagasi. Dari kejauhan saya melihat area pintu keluar daerah bagasi. Saya melihat seorang petugas sedang memeriksa tiket salah satu penumpang. Pada saat yang sama ada dua orang dengan santai juga akan keluar area bagasi. Ternyata saat mereka hampir keluar, tiba-tiba ada seorang petugas berlari dengan cepat menuju ke arah kedua orang itu. Petugas itupun menghentikan kedua orang itu dan menanyakan tiket bagasi mereka. Selanjutnya saya memperhatikan lebih jauh atas apa yang dilakukan petugas pengecekan bagasi tersebut Ternyata mereka begitu sigap mengecek setiap tiket dan bagasi yang dibawa keluar dari area tersebut. Para petugas itu bahu-membahu seolah tidak mau ada orang membawa bagasi keluar area tersebut tanpa pengecekan. 

Dengan melihat kejadian tersebut, nampak bahwa pihak Bandara Adi Soemarmo memiliki petugas yang sigap dan tahu pentingnya kehadiran mereka demi menjaga kenyamanan pemilik bagasi. Sementara Bandara Soetta harus lebih menekankan pada para petugasnya tentang pentingnya mengawasi bagasi lebih ketat demi kenyamanan para pemilik bagasi. Mereka perlu memahami bahwa semakin ketat pengecekan, semakin baik karena akan memberikan rasa keyakinan pada para penumpang yang menggunakan fasilitas bagasi pesawat. 

Gonilan 210618/080616 
Fadjar Setyanto 
www.latihan-english.com